twitter

Rabu, 10 April 2013

data statistik


STATISTIK PENDIDIKAN

“DATA STATISTIK”






Disusun Oleh:
Cittra annalisa sembiring

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LANCANG KUNING
PEKANBARU
2011/2012
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya makalah yang berjudul “ Data Statistika ” ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.
Makalah ini sangat membantu kita dalam mengetahui berbagi hal yang menyangkut dengan data. Dengan data, kita bisa membuat perencanaan, peramalan, mengontrol pelaksanaan, mengevaluasi target apakah tercapai atau tidak, dan sebagainya. Dengan adanya data, kita dapat banyak mengetahui tentang berbagai hal. Dengan data, kita bisa mengambil keputusan-keputusan, kebijakan-kebijakan perusahaan, dan sebagainya. Pendeknya, fungsi dan manfaat data sangat penting dan banyak sekali.
Terselesainya makalah ini tidak lepas dari semua pihak yang telah membantu dalam pembuatannya. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada bapak Syahyenni, S.Pd.,M.Pd.  sebagai dosen pembimbing mata kuliah Statistik Pendidikan, orang tua, dan teman-teman semua yang telah mendukung baik secara moril maupun materil.
Meskipun telah berusaha dengan segenap kemampuan, namun penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.


Pekanbaru, September  2012

Penulis
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................. i
DAFTAR ISI  ........................................................................................................... ii
BAB I : PENDAHULUAN...................................................................................... 1
1.1    Latar  Belakang....................................................................................... 1
1.2    Rumusan Masalah................................................................................... 1
1.3    Tujuan Pembelajaran............................................................................... 2
1.4    Pemecahan Masalah................................................................................ 2
BAB II : PEMBAHASAN....................................................................................... 3         
            2.1 Pengertian Data......................................................................................... 3
            2.2  Jenis-Jenis Data....................................................................................... 3
                  2.2.1 Data Dikotomi/Diskrit...................................................................... 3
                  2.2.2 Data Kontinum................................................................................ 4
            2.3 Tingkatan Data......................................................................................... 4
                  2.3.1 Data Nominal.................................................................................. 4
                  2.3.2 Data Ordinal.................................................................................... 5
                  2.3.3 Data Interval.................................................................................... 6
                  2.3.4 Data  Rasio...................................................................................... 7
            2.4 Sumber Pengambilan Data........................................................................ 7
                  2.4.1 Data Primer...................................................................................... 7
                  2.4.2 Data Sekunder................................................................................. 8
            2.5 Waktu Pengumpulan Data........................................................................ 8
                  2.5.1 Data Berkala (Time Series Data)...................................................... 8
                  2.5.2 Data Seketika (Cross Section Data).................................................. 9
2.6 Penyajian Data.......................................................................................... 9
2.6.1 Tabel................................................................................................. 9
2.6.3  Grafik/Diagram................................................................................ 12
BAB III PENUTUP.................................................................................................. 17
            3.1 Kesimpulan.............................................................................................. 17
            3.2 saran......................................................................................................... 18
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... 19












BAB I
PENDAHULUAN
1.1              Latar Belakang
Data dan statistik mempunyai hubungan yang sangat erat. Selain itu, keduanya juga mempunyai hubungan yang sangat erat dengan kehidupan manusia sehari-hari, dengan bidang ilmu pengetahuan, baik yang eksakta, sosial, ekonomi, bisnis dan lain-lain. Data dan statistik serta fungsi keduanya, banyak memberikan kegunaan yang sangat tidak ternilai bagi manusia, bagi kita semua.
Dengan data, kita mengetahui gambaran perusahaan sekarang, masalah apa yang sedang dihadapi, mengapa terjadi masalah-masalah tersebut, serta bagaimana cara pemecahannya. Dengan data, kita dapat meramal atau memperkirakan, apa yang kira-kira bakal terjadi di masa mendatang. Dengan data, kita pun bisa membuat perencanaan, peramalan, mengontrol pelaksanaan, mengevaluasi target apakah tercapai atau tidak, dan sebagainya. Dengan adanya data, kita dapat banyak mengetahui tentang berbagai hal. Dengan data, kita bisa mengambil keputusan-keputusan, kebijakan-kebijakan perusahaan, dan sebagainya.Pendeknya, fungsi dan manfaat data sangat penting dan banyak sekali. Sering kali, akan berbahaya jika kita mengambil kesimpulan dan keputusan tanpa didukung oleh data. Orang bilang ”Speak with data”, berbicaralah dengan data agar objektif dan lebih akurat.
1.2              Rumusan Masalah
Harnanto sigit, B.St., dalam bukunya statistik suatu pengantar (1966) menyebutkan ada tiga permasalahan dasar dalam statistik, yaitu: 1) Permasalahan tentang Rata-Rata (Average), 2)Permasalahan tentang Pemencaran atau Penyebaran (Variability/Dispersion), dan 3)Permasalahan Tentang Saling-Hubungan (Korelasi).
Menurut penulis, sebelu memasuki ketiga jenis permasalahan sebagaimana dikemukakan oleh Harnanto Sigit, di atas tadi, ada satu permasalahan awal yang sangat sederhana, yaitu persoalan tentang distribusi frekuensi atau persoalan tentang pencaran frekuensi yang dalam yang dalam kegiatan analisis statistik boleh dikatakan merupakan “kunci pembuka”-nya. Erat sekali kaitannya dengan pernyataan diatas.

1.3              Tujuan

Tujuan dari makalah ini adalah agar pembaca dapat mengetahui dan memahami :
a.       jenis-jenis data serta contohnya,
b.      macam-macam tingkatan data dan persyaratannya,
c.       sumber pengambilan data dan teknik pengambilan data,
d.      waktu pengumpulan data, dan
e.       penyajian data

1.4              Pemecahan Masalah
Dalam sebagian besar situasi pemecahan masalah secara statistik, lebih tepat jika mengikuti tahapan yang ilmiah. Langkah-langkah dasar dalam pemecahan masalah dalam data statistik adalah :
a.       Mengidentifikasi masalah.
b.      Mengumpulkan fakta yang tersedia. Data yang di kumpulkan harus benar, tepat waktu, selengkap mungkin, dan relevan terhadap permasalahan yang di telaah.
c.       Mengumpulkan data orisinil yang baru. Dengan menggunakan teknik-teknik pengambilan data, yaitu melalui wawancara (interview), pengamatan (observation), angket (questionnary) dan dokumentasi (documentation).
d.      Mengklasifikasikan dan mengikhtisarkan data.
e.       Menyajikan data.
f.       Menganalisis data.






BAB II
PEMBAHASAN
DATA STASTISTIKA


2.1  Pengertian Data
Data adalah bentuk jamak dari datum. Data merupakan keterangan-keterangan tentang suatu hal, dapat berupa suatu yang diketahui atau yang dianggap atau anggapan. Atau suatu fakta yang digambarkan lewat angka, simbol, dan lain-lain. Dengan kata lain, data adalah suatu bahan mentah yang jika diolah dengan baik melalui berbagai analisis dapat melahirkan berbagai informasi. Dengan informasi tersebut, kita dapat mengambil suatu keputusan.
Data yang baik tentu saja harus yang mutakhir, cocok (relevan), dengan masalah penelitian dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, lengkap akurat, objektif dan konsisten. Pengumpulan data sedapat mungkin di peroleh dari tangan pertama. Data yang baik sangat di perlukan dalam penelitian, sebab bagaimanapun canggihnya suatu analisis data jika tidak di tunjang oleh data yang baik, maka hasilnya kurang dapat di pertanggungjawabkan.
2.2 Jenis-Jenis Data
Jenis data secara garis besarnya dapat dibagi atas dua macam, yaitu data dikotomi/ diskrit dan data kontinum.
Data perlu dikelompokkan terlebih dahulu sebelum digunakan dalam proses analisis. Pengelompokan data disesuaikan dengan karakteristik yang menyertainya.
2.2.1        Data Dikotomi/Diskrit
Data diskrit adalah data yang nilainya adalah bilangan asli. Data ini merupakan hasil perhitungan, sehingga tidak di jumpai bilangan pecahan. Dalam data dikotomi setiap data dikelompokkan menurut kategorinya dan di beri angka. Data  Contohnya, berat badan ibu PKK sumber ayu, nilai rupiah dari waktu ke waktu, data tentang jumlah penduduk, kendaraan dan sebagainya.


2.2.2    Data Kontinum
Data kontinum adalah data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu atau berada pada nilai yang satu ke nilai yang lainnya. Data Kontinum dapat juga dikatakan data yang sifatnya sinambung atau kontinyu, nilainya bisa berupa pecahan. Contoh data kontinyu adalah data tentang hasil panen padi, panjang jalan, berat sapi dan sebagainya.

2.3      Tingkatan Data
Tingkatan data jika diurutkan dari yang terendah ke yang tertinggi, yaitu: 1)data nominal, 2) data ordinal, 3) data interval, dan 4)data rasio. Dalam data analisis, jika perlu, maka data yang tinggi dapat diturunkan ketingkatan yang lebih rendah. Tetapi sebaliknya , data yang tingkatannya rendah tidak dapat dinaikkan ketingkatan yang lebih tinggi. Berikut dijelaskan beberapa tingkatan data.
2.3.1        Data Nominal
Data nominal adalah data yang berasal dari pengelompokkan peristiwa berdasarkan kategori tertentu yang perbedaannya hanyalah menunjukkan perbedaan kualitatif. Dengan kata lain, data nominal adalah data statistik yang cara menyusun angkanya didasarkan atas penggolongan atau klasifikasi tertentu.
Data nominal juga sering disebut data hitungan. Dikatakan demikian karenaa data angka itu di peroleh dengan cara menghitung. Data ini tidak menggambarkan kedudukan objek atau kategori tersebut terhadap objek atau kategori lainnya tetapi hanya sekedar label atau kode saja. Data ini hanya mengelompokkan objek/kategori ke dalam kelompok tertentu. Data ini mempunyai dua ciri, yaitu:
·         Kategori data bersifat saling lepas (satu objek hanya masuk pada satu kelompok saja)
·         Kategori data tidak disusun secara logis.
Contoh:
Data statistik tentang jumlah siswa Sekolah Menengah Pertama dalam tahun ajaran 1984/1985, dilihat dari segi tingkat (kelas) dan jenis kelaminnya, seperti tertera pada tabel di bawah ini :
Contoh 2.3.1   Tabel Data Nominal

Kelas
Jenis Kelamin

Jumlah
Pria
Wanita
III
II
I
50
48
72
34
44
52
84
92
124

Jumlah

170

130

300

Dalam tabel, angka 50, 34, 48, 44 dan seterusnya adalah data nominal, sebab angka itu disusun berdasarkan penggolongan atau klasifikasi, baik menurut tingkatan studi maupun jenis kelaminnya.
2.3.2        Data Ordinal
            Data ordinal adalah data yang berasal dari objek atau kategori yang di susun menurut besar nya, dari tingkat kerendah ke tingkat tertinggi atau sebaliknya, dengan jarak atau rentang yang tidak harus sama.
Data ordinal juga sering disebut data urutan, yaitu data statistik yang cara menyusun angka-angkanya di dasarkan atas urutan kedudukannya (rangking). Data ini memiliki ciri seperti pada data nominal ditambah satu ciri lagi, yaitu kategori data dapat disusun berdasarkan urutan logis dan sesuai dengan besarnya karakteristik yang dimiliki. Contoh :
Mengubah nilai ujian ke nilai prestasi :
·         Nilai dari 80 – 100 adalah A,
·         Nilai dari 65 –  79   adalah B,
·         Nilai dari 55 –  64   adalah C,
·         Nilai dari 45 –  54   adalah D, dan
·         Nilai dari 0     44   adalah E.
Contoh lain :
Misalkan dari sejumlah 5 orang finalis dalam lomba baca puisi diperoleh skor hasil penilaian dewan juri, sebagaimana tertera pada tabel. Angka : 1, 2, 3, 4,  dan 5 yang tercantum pada kolom terakhir kita sebut sebagai data ordinal (urutan 1 = juara pertama. Urutan 2 = juara kedua. Urutan 3 = juara ketiga. Juara harapan I, dan urutan 5 = juara harapan II).
Contoh 2.3.2 Tabel Data Ordinal
Nomor
Urut
Nomor Undian
Nama
Skor
Urutan Kedudukan
1
2
3
4
5
031
115
083
024
056
Suprapto
Gunawan
Prabowo
Kurniawan
Martono
451
497
427
568
485
4
2
5
1
3

2.3.3        Data Interval
Data interval adalah data statistik dimana terdapat jarak yang sama diantara hal-hal yang sedang diselidiki atau dipersoalkan. Sebagai contoh periksa kembali tabel diatas. Angka 1, 2, 3, 4, dan 5 adalah data ordinil; sedangkan angka 568, 497, 485, 451, dan 427 itulah yang kita sebut data interval.
Data interval juga merupakan data yang berasal dari objek atau kategori yang di urutkan berdasarkan suatu atribut tertentu, dimana jarak antara tiap objek atau kategori adalah sama. Pada data ini tidak terdapat angka nol mutlak. Data ini memberikan informasi tentang interval antara tiap objek/kategori sama. Besarnya interval dapat ditambah atau di kurangi.  Data ini memiliki ciri sama dengan ciri pada data ordinil ditambah satu ciri lagi, yaitu urutan kategori data mempunyai  jarak yang sama.
Contoh : 
A  B  C  D  E
1   2   3   4   5
Interval A – C adalah 3-1 =2. Interval C – D adalah 4-3 =1.
Kedua interval ini dapat di jumlahkan menjadi 2+1=3 atau interval antara A – D adalah 4 – 1 = 3. Pada data ini yang di jumlahkan bukanlah kuantitas atau besaran, melainkan interval dan tidak terdapat titik nol absolut.
2.3.4        Data Rasio
Data rasio adalah data yang menghimpun semua ciri dari data nominal, data ordinal dan data interval dan di lengkapi titik nol absolut dengan makna empiris. Angka pada data ini menunjukkan ukuran yang sebenarnya dari objek/kategori yang di ukur.
Contoh :
A dan B adalah dua orang mahasiswa Universitas “X” yang nilai mata kuliah Metode Penelitiannya masing-masing 60 dan 90. Ukuran rasionya dapat dinyatakan bahwa nilai B adalah nilai 1,5 kali nilai A.

2.4      Sumber Pengambilan Data
Berdasarkan sumber pengambilannya, data dibedakan atas dua, yaitu data primer dan data sekunder.
2.4.1        Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh atau di kumpulkan langsung di lapangan oleh orang-orang yang melakukan penelitian atau yang bersangkutan yang memerlukannya. Data primer ini disebut juga data asli atau data baru.
Contoh :
Data kuesioner (data yang di peroleh melalui kuesioner), data survei, data observasi dan sebagainya.
2.4.2        Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh atau di kumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada. Data ini biasanya diperoleh dari perpustakaan atau dari laporan-laporan penelitian terdahulu.
Contoh :
Data yang sudah tersedia di tempat-tempat tertentu, seperti perpustakaan, BPS, kantor-kantor dan sebagainya.
            Dalam pengambilan sumber data, ada beberapa teknik yang perlu di perhatikan. Teknik-teknik pengambilan data tersebut dapat dilakukan melalui wawancara (interview), pengamatan (observation), angket (questionnary) dan dokumentasi (documentation). Wawancara dapat dilakukan secara sistematis atau tidak tidak sistematis. Pengamatan dapat dilakukan secara tidak langsung atau langsung. Angket dapat tertutup atau terbuka. Peneliti dapat menggunakan salah satu atau gabungan dari pengumpulan data di atas.  

2.5      Waktu Pengumpulan Data
Berdasarkan waktu pengumpulannya, data dibedakan atas dua, yaitu data berkala dan data seketika.
2.5.1    Data Berkala (time series data)
Data berkala adalah data yang terkumpul dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu kegiatan atau keadaan. Data berkala juga dapat dikatakan sebagai data statistik yang mencerminkan keadaan atau perkembangan mengenai sesuatu hal, dari satu waktu ke waktu yang lain secara berurutan (historical data).  
Contoh :
Data perkembangan harga 9 macam bahan pokok selama 10 bulan terakhir yang dikumpulkan setiap bulan, dan data tentang jumlah tenaga pengajar di sebuah SMA mulai tahun ajar 1971/1972 sampai dengan tahun ajar 1980/1981.

2.5.2        Data Seketika (cross section data)
Data seketika adalah data yang terkumpul pada suatu waktu tertentu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu kegiatan atau keadaan pada waktu itu.
Contoh :
Data sensus penduduk 1990 dan data statistik tentang jumlah pengajar di sebuah SMP dalam tahun ajaran 1984/1985 (hanya 1 tahun ajaran saja).

2.6  Penyajian Data
Data statistika tidak hanya cukup dikumpulkan dan diolah, tetapi juga perlu disajikan dalam bentuk yang mudah dibaca dan di mengerti oleh pengambil keputusan. Penampilan data yang sudah diolah di sebut penyajian data. Penyajian data ini bisa dalam bentuk tabel atau grafik/diagram.
Penyajian data ini memiliki kegunaan , antara lain :
a.       Lebih cepat ditangkap dan di mengerti;
b.      Proses pengambilan keeputusan lebih cepat, tepat dan akurat;
c.       Menunjukkan perkembangan suatu keadaan;
d.      Sebagai perbandingan pada suatu waktu.
2.6.1        Tabel
Tabel merupakan penyajian data dalam bentuk kumpulan angka-angka yang disusun menurut kategori-kategori tertentu dalam suatu daftar sehingga memudahkan kita dalam pembuatan analisis data. Dalam tabel data disusun dengan cara alfabetis, geografis menurut besarnya angka, historis atau menurut kelas-kelas yang lazim.
Ada beberapa  jenis tabel, yaitu antara lain : tabel biasa, tabel distribusi frekuensi, tabel distribusi frekuensi relatif, , tabel distribusi frekuensi kumulatif, tabel distribusi frekuensi relatif-kumulatif.

a.       Tabel Biasa
Tabel biasa adalah tabel yang terdiri atas beberapa variable dengan beberapa kategori. Bentuk umum dari suatu tabel biasa adalah sebagai berikut :
Contoh 2.6.1.a Tabel Biasa
                        ...................................................................................................................
                                    ...............................................................................................
A
b
e
F
C
d


G


H


i


j


K


Keter
Sumber :...............................................................................
keterangan:
Judul tabel ditulis diatas, ditengah-tengah, dengan huruf besar, jangan dilakukan pemisahan suku kata atau kalimat sehingga setiap baris melukiskan pernyataan lengkap. Judul tabel melukiskan secara singkat tentang apa, macam atau klasifikasi, dimana, kapan dan bila perlu cantumkan data yang digunakan.
a-f adalah judul kolom, g-k adalah judul baris/badan daftar. Pada badan daftar inilah nilai-nilai daftar di tuliskan. Sumber data dituliskan di bagian kanan bawah tabel. Selain hal-hal tersebut, yang perlu di perhatikan  adalah : nama-nama sebaiknya disusun menurut abjad, waktu diurutkan secara kronologis dan lain-lain di tulis secara berurutan.
b.      Tabel Distribusi Frekuensi
Tabel distribusi frekuensi adalah bentuk penyajian data dalam beberapa kelompok. Sebelum membuat tabel distribusi frekuensi terlebih dahulu di berikan istilah-istilah yang di gunakan.
                  Contoh 2.6.1.b Tabel Distribusi Frekuensi
Nilai
Jumlah Siswa
45 – 49
50 – 54
55 – 59
60 – 64
65 – 69
3
5
6
8
12
Jumlah
34

c.       Tabel Distribusi Frekuensi Relatif
Jika dalam tabel distribusi frekuensi  di dapat nilai frekuensi absolut, maka dalam tabel distribusi frekuensi relatif nilai frekuensi (f) dinyatakan dalam % yang disingkat f(%) atau f (rel).
Contoh 2.6.1.c Tabel Distribusi Frekuensi Relatif


d.      Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif
Tabel distribusi frekuensi kumulatif ialah distribusi frekuensi biasa yang nilai frekuensi kumulatifnya (fkum) di dapat dengan jalan menjumlahkan frekuensi demi frekuensi.
Contoh 2.6.1.d Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif
e.       Tabel Distribusi Frekuensi Relatif-Kumulatif.
Daftar distribusi frekuensi kumulatif relatif ialah apabila fkum dalam kumulatif di ubah dalam persen (%).
f.       Contoh 2.6.1.e Tabel Distribusi Frekuensi Relatif-Kumulatif.
2.6.2        Grafik/ diagram
Grafik atau yang disebut juga diagram, merupakan penyajian data dalam bentuk gambar-gambar yang menunjukkan secara visual data berupa angka, yang biasnya berasal dari tabel-tabel yang telah dibuat.
Beberapa macam grafik antara lain : grafik garis (line chart), grafik batangan (bar chart/ histogram), grafik lingkaran (pie chart), grafik gambar, dan grafik berupa peta(cartogram).
a.       Grafik Garis
Diagram garis merupakan Penyajian data dalam bentuk garis.
Contoh 2.6.2.a Grafik Garis

Grafik garis terdiri atas beberapa macam, antara lain :
·         Grafik Garis Tunggal
·         Grafik Garis berganda
·         Grafik Garis Komponen Berganda.
·         Grafik Garis Persentase Komponen Berganda
·         Grafik Garis Berimbang Neto

b.      Grafik Batang (bar chart/ histogram)
Yang dimaksud grafik batang adalah grafik yang berbentuk batang yang penilaiannya dilakukan berdasarkan tinggi batang.Grafik batang dapat digunakan untuk mengadakan perbandingan beberapa variable dalam waktu dan tempat yang sama atau satu variable dalam waktu dan tempat yang berbeda.
Contoh 2.6.2.b Grafik Batang


Grafik batang terdiri dari beberapa macam, antara lain :
·         Grafik Batangan Tunggal
·         Grafik Batangan Berganda
·         Grafik Batangan Komponen Berganda
·         Grafik Batangan Presentase Komponen Berganda.
·         Grafik Batangan Berimbang Neto

c.       Grafik Lingkaran
Grafik lingkaran merupakan grafik yang disajikan dalam bentuk lingkaran. Lingkaran dapat digambar dalam 3 dimensi sehingga menyerupai kue karena itu disebut pie diagram. Grafik lingkaran digunakan untuk membandingkan secara relatif kategori-kategori dalam satu variable.



Contoh 2.6.2.c Grafik Lingkaran

Grafik lingkaran terdiri atas beberapa macam, antara lain :
·         Grafik Lingkaran Tunggal
·         Grafik Lingkaran Berganda

d.      Grafik Peta (cartogram chart)
Cartogram adalah grafik berupa peta. Suatu karakteristik (sifat/hal) yang akan digambarkan, diberi tanda/ciri khusus (berupa gambar sederhana). Misalnya, untuk menggambarkan hasil bumi(kopi), di daerah atau tempat yang menghasilkan hasil bumi (kopi) pada peta diberi tanda gambar kopi dan lain sebagainya.

Contoh 2.6.2.d Grafik Peta:
           

e.       Grafik Gambar (pictogram chart)
Grafik gambar (pictogram chart) adalah grafik yang disajikan dalam bentuk gambar. Di dalam bidang koordinat (salib sumbu) XY dinyatakan dengan gambar-gambar dengan ciri khusus untuk suatu karakteristik. Misalnya, untuk menyatakan jumlah penduduk pada tahun-tahun tertentu, dapat digambarkan berupa gambar orang (secara sederhana). Tiap gambar mewakili suatu jumlah tertentu.

f.       Grafik pencar
Grafik pencar sangat cocok untuk menyajikan data yang terdiri atas dua variable. Grafiknya di buat dalam sistem koordinat.
            Contoh 2.6.2.f Grafik Pencar : 
           







BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Data adalah bentuk jamak dari datum. Data merupakan keterangan-keterangan tentang suatu hal, dapat berupa suatu yang diketahui atau yang dianggap atau anggapan. Atau suatu fakta yang digambarkan lewat angka, simbol, dan lain-lain. Data juga terdiri atas berbagai jenis. Jenis data secara garis besarnya dapat dibagi atas dua macam, yaitu data dikotomi/ diskrit dan data kontinum.
 Tingkatan data jika diurutkan dari yang terendah ke yang tertinggi, yaitu: 1)data nominal, 2) data ordinal, 3) data interval, dan 4)data rasio.
Berdasarkan sumber pengambilannya, data dibedakan atas dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data Primer merupakan data yang diperoleh atau di kumpulkan langsung di lapangan oleh orang-orang yang melakukan penelitian atau yang bersangkutan yang memerlukannya. Sedangkan data sekunder merupakan data yang diperoleh atau di kumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada.
Berdasarkan waktu pengumpulannya, data dibedakan atas dua, yaitu data berkala dan data seketika. Data Berkala (time series data) adalah data yang terkumpul dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu kegiatan atau keadaan. Sedangkan data seketika (cross section data) merupakan data yang terkumpul pada suatu waktu tertentu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu kegiatan atau keadaan pada waktu itu.
Data statistika tidak hanya cukup dikumpulkan dan diolah, tetapi juga perlu disajikan dalam bentuk yang mudah dibaca dan di mengerti oleh pengambil keputusan. Penyajian data ini bisa dalam bentuk tabel atau grafik/diagram. Ada beberapa  jenis tabel, yaitu antara lain : tabel biasa, tabel distribusi frekuensi, tabel distribusi frekuensi relatif, , tabel distribusi frekuensi kumulatif, tabel distribusi frekuensi relatif-kumulatif. Sedangkan grafik terdiri atas : grafik garis (line chart), grafik batangan (bar chart/ histogram), grafik lingkaran (pie chart), grafik gambar, dan grafik berupa peta(cartogram).

3.2 Saran
Adapun saran yang penulis sampaikan adalah agar pembaca dapat menggunakan pemecahan masalah secara statistik, lebih tepat jika mengikuti tahapan yang ilmiah. Data yang baik tentu saja harus yang mutakhir, cocok (relevan), dengan masalah penelitian dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, lengkap akurat, objektif dan konsisten. Pengumpulan data sedapat mungkin di peroleh dari tangan pertama. Data yang baik sangat di perlukan dalam penelitian, sebab bagaimanapun canggihnya suatu analisis data jika tidak di tunjang oleh data yang baik, maka hasilnya kurang dapat di pertanggungjawabkan.















DAFTAR PUSTAKA

Hasan, Iqbal. 2010. Analisis Data Penelitian Dengan Statistika. Jakarta: PT Bumi Aksara
Sudijono, Anas. 2010. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers
Supranto, Johanes. 2008. Statistika : Teori Dan Aplikasi, jilid 1, Edisi Ketujuh. Jakarta: PT Erlangga
Usman, Husaini dan R. Purnomo Setiady Akbar. 2011. Pengantar Statistika. Jakarta : Bumi Aksara

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar